Preventing Child Exploitation on Facebook Apps

26 February 2021

23 Februari 2021

Oleh: John Buckley, Malia Andrus, Chris Williams

Apa pun alasannya, membagikan gambar atau video pelecehan seksual anak (Child Sexual Abuse

Material atau CSAM) di internet akan memberi dampak yang buruk bagi anak yang digambarkan dalam

konten tersebut. Setiap kali konten itu dibagikan, anak tersebut akan menjadi korban lagi. Perlu

pendekatan lintas industri untuk mencegah dan memberantas eksploitasi dan pelecehan seksual anak

di internet, dan Facebook berkomitmen untuk menjalankan perannya melindungi anak-anak di dalam

dan di luar aplikasi. Untuk itu, kami telah melakukan pendekatan yang cermat dan berbasis pada

informasi penelitian untuk memahami dasar mengapa konten pelecehan dan eksploitasi seksual anak

dibagikan di atas platform kami agar pada akhirnya kami dapat mengembangkan solusi yang efektif dan

sesuai sasaran untuk aplikasi kami dan membantu orang lain berkomitmen dalam melindungi anak

anak.

Selama setahun terakhir, kami telah berkonsultasi dengan para pakar terkemuka dunia dalam bidang

eksploitasi anak, termasuk National Center for Missing and Exploited Children (NCMEC) dan

Profesor Ethel Quayle, untuk meningkatkan pemahaman kami tentang alasan orang membagikan

materi eksploitasi anak di platform kami. Riset, seperti hasil riset Ken Lanning pada tahun 2010, dan

pengalaman tim investigasi keselamatan anak kami sendiri menyebutkan bahwa orang yang

membagikan gambar ini bukanlah kelompok homogen. Mereka membagikan gambar seperti ini

dengan berbagai alasan berbeda. Agar dapat mengembangkan upaya intervensi yang efektif, penting

untuk memahami maksud para pembagi itu, baik yang mungkin atau yang sudah jelas. Misal, agar

efektif, intervensi yang kami lakukan untuk menghentikan orang yang membagikan gambar ini

berdasarkan ketertarikan seksual terhadap anak akan berbeda dengan tindakan yang kami ambil untuk

menghentikan seseorang yang membagikan konten ini sebagai upaya untuk terlihat lucu.

Kami berencana untuk menjawab pertanyaan berikut: Apakah kami melihat kemungkinan bukti niat

yang berbeda-beda di antara orang-orang yang membagikan CSAM di platform kami? Jika ya, perilaku

apa yang biasanya berkaitan dengan hal tersebut? Apakah beberapa pengguna kemungkinan

membagikan CSAM untuk sengaja mengeksploitasi anak (misalnya, di luar ketertarikan seksual atau

untuk kepentingan komersial)? Apakah ada pengguna lain yang membagikan CSAM tanpa berniat

menyakiti anak (misalnya, seseorang membagikannya untuk menghina atau karena terkejut, atau dua

remaja yang sedang berkirim pesan seksual)?

https://www.slideshare.net/ecpatindonesia/memahami-maksud-mereka-yang-membagi-materi-pelecehan-seksual-anak-child-sexual-abuse-material-csam